Kami mengundang Anda untuk berpartisipasi mem- bangun visi "Kita Satu". Pastikan Anda memiliki alamat email yang aktif. Klik Daftar di menu Meta atau kirimkan sms (ketik: namaAnda.emailAnda) ke 08113406631. Kami akan segera konfirmasi.

Cari Tema

September 2010
S S R K J S M
« Feb    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Sekilas Tentang Protocol TCP/IP

by: Harjo (sanditek@telkom.net)

Di dunia ini banyak hal-hal yang belum kita ketahui. Banyak ilmu pengetahuan yang belum kita ketahui sehingga kita juga tidak berminat untuk mendalami. Padahal, pengetahuan itu penting lho. Kali ini, saya akan sedikit membagi pengetahun tentang Protocol TCP/IP.(mungkin terlalu sedikit ).

TCP/IP(Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet untuk membentuk suatu jaringan yang luas(WAN).Protokol ini berbentuk kumpulan-kumpulan sehingga tidak dapat berdiri sendiri. TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Dalam membentuk jaringan komputer, dibutuhkan langkah-langkah sebagai berikut:

Siapkan kabel UTP, panjang kabel disesuaikan kebutuhan

Siapkan konektor RJ45

Siapkan Climing Tool

Siapkan Network Cable Tester

Urutan kabel UTP :

Straight Trought

Straight Trought digunakan untuk menghubungkan antara komputer dengan hub atau sebaliknya.

Urutan kabel :

Ujung kabel 1 Ujung kabel 2

Pin 1 : Putih Oranye Pin 1 : Putih Oranye

Pin 2 : Oranye Pin 2 : Oranye

Pin 3 : Putih Hijau Pin 3 : Putih Hijau

Pin 4 : Biru Pin 4 : Biru

Pin 5 : Putih Biru Pin 5 : Putih Biru

Pin 6 : Hijau Pin 6 : Hijau

Pin 7 : Putih Coklat Pin 7 : Putih Coklat

Pin 8 : Coklat Pin 8 : Coklat

Cross Over

Cross Over digunakan untuk menghubungkan antara komputer dengan komputer, atau hub dengan hub.

Urutan kabel :

Ujung kabel 1 Ujung kabel 2

Pin 1 : Putih Oranye Pin 1 : Putih Hijau

Pin 2 : Oranye Pin 2 : Hijau

Pin 3 : Putih Hijau Pin 3 : Putih Oranye

Pin 4 : Biru Pin 4 : Biru

Pin 5 : Putih Biru Pin 5 : Putih Biru

Pin 6 : Hijau Pin 6 : Oranye

Pin 7 : Putih Coklat Pin 7 : Putih Coklat

Pin 8 : Coklat Pin 8 : Coklat

Arsitektur Protokol TCP/IP

Arsitektur protokol TCP/IP berbasis pada model referensi DARPA.Terdiri atas empat lapis. Setiap lapisan dapat dipetakan. Setiap lapisan yang dimiliki oleh kumpulan protokol (protocol suite) TCP/IP diasosiasikan dengan protokolnya masing-masing. Protokol utama dalam protokol TCP/IP adalah sebagai berikut:

  • Protokol lapisan aplikasi: bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP
  • Protokol lapisan antar-host: berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless
  • Protokol lapisan internetwork: bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP.
  • Protokol lapisan antarmuka jaringan: bertanggung jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan.

Pengalamatan Protocol TCP/IP

Protokol TCP/IP menggunakan dua buah skema pengalamatan yang dapat digunakan untuk mengidentifikasikan sebuah komputer dalam sebuah jaringan atau jaringan dalam sebuah internetwork.

  1. Pengamatan IP: yang berupa alamat logis yang terdiri atas 32-bitoktet berukuran 8-bit) yang umumnya ditulis dalam format www.xxx.yyy.zzz. Dengan menggunakan subnet mask yang diasosiasikan dengannya, sebuah alamat IP pun dapat dibagi menjadi dua bagian, yakni Network Identifier (NetID) yang dapat mengidentifikasikan jaringan lokal dalam sebuah internetwork dan Host identifier (HostID) yang dapat mengidentifikasikan host dalam jaringan tersebut (empat
  2. Fully qualified domain name (FQDN): Alamat ini merupakan alamat yang direpresentasikan dalam nama alfanumerik yang diekspresikan dalam bentuk <nama_host>.<nama_domain>, di mana <nama_domain> mengindentifikasikan jaringan di mana sebuah komputer berada, dan <nama_host> mengidentifikasikan sebuah komputer dalam jaringan. Pengalamatan FQDN digunakan oleh skema penamaan domain Domain Name System (DNS).

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.